Orang yang paling berbahaya didunia menurut saya orang yang memanfaatkan ilmunya untuk berbuat kejahatan dan memanfaatkan orang lain untuk kepentingannya sendiri (memanfaatkan orang lain berarti menentukan pilihan orang lain), karena ketika orang yang berilmu tetapi tidak memanfaatkan ilmunya dengan baik akan membahayakan kehidupan manusia disekitarnya dan secara luas membahayakan kehidupan alam semesta, orang-orang seperti ini terkadang hanya memikirkan kepentingan diri sendiri tanpa memikirkan kepentingan orang lain.
Filsafat bertujuan merefleksikan realitas secara mendalam untuk menemukan jawaban-jawaban final mengenainya. Filsafat mempertanyakan dan merefleksikan realitas termasuk kesadaran manusia sendiri yang merefleksikan realitas tersebut. Dan ketika orang menjadi anti filsafat karena merasa bahwa filsafat belum atau tidak sesuai dengan apa yang mampu dipikirkannya maka sesungguhnya orang tersebut sedang berfilsafat, disaat ia berpikir dan mengolah pikirannya maka sesungguhnya ia sedang berfilsafat karena sesungguhnya filsafat adalah olah pikir yang mencakup segala yang ada dan yang mungkin ada. Sebagai mana yang pernah bapak utarakan pada pertemuan dikelas bahwa orang yang anti filsafat sebenarnya juga sedang berfilsafat.
Incommensurability kecendrungan untuk mengukur apa yang kita punyai dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Ada dua akibat yang dapat ditimbulkan dari pengukuran ini yaitu akibat positif dan akibat negative. Akibat positif ketika kita mengukur apa yang kita miliki dengan yang orang lain miliki kita akan termotivasi untuk memiliki dan semangat kita akan terus ada untuk mewujudkannya. Akibat negatifnya ketika kita mengukur apa yang kita miliki dengan yang orang lain miliki ada kecendrungan untuk timbulnya rasa iri dan dengki terhadap orang lain. Akibat negative yang lain dari mengukur dibidang pendidikan misalnya ketika Guru yang cenderung memaksakan kehendak Berpikirnya kepada Siswanya, telah menggunakan Incommensurability untuk memaksakan ukuran dirinya agar berlaku bagi muridnya, padahal setiap siswa memiliki ukuran yang berbeda dari dirinya.
Refleksi adalah melihat kembali kedalam diri kita tentang apa yang sudah kita lakukan. Dari refleksi kita bisa melihat langkah apa yang sudah kita lakukan, langkah apa yang belum kita lakukan, apa yang harus kita rencana untuk mencapai tujuan. Refleksi tidaklah diperuntukkan untuk golongan atau kaum tertentu, refleksi seyogyanya dimiliki oleh setiap manusia yang selalu menginginkan yang terbaik dalam hidupnya. Refleksi untuk seorang guru sangat diperlukan untuk membuat suatu inovasi tentang apa yang harus dilakukan untuk dapat mencerdaskan siswa-siswa.
Mengkontruksi hidup maka yang saya lakukan adalah melihat kedalam pikiranku sendiri, ingin manjadi seperti apa dan bagaimana? Namun untuk membangun kontruksi hidup yang kokoh dan baik diperlukan pengetahuan dan ilmu yang baik pula. Hidup saat kita mampu memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, mampu menerima segala kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri kita dan orang lain. Kontruksi hidup akan baik jika pondasi atau dasar dari hidup kita kuat, dasar yang saya maksudkan adalah hati dan keyakinan kita sebagai mahluk yang diciptakan Allah SWT.