Kamis, 05 April 2018

belajar untuk ujian bagian I









untuk adik-adik yang sekarang menghadapi mau menghadapi USBN ayo kita belajar bersama.



1.        Menentukan hasil perkalian, pengurangan dan pembagian bilangan bulat. 
Hasil dari (16 x 5) – ( (-6) : (-3)) adalah …
A.    – 80                                   B. – 78
C.     78                                      D. 80
:
2.     Perhatikan denah rumah Arman berikut ini


             Jika diketahui skala 1 : 300, maka luas rumah arman sebenarnya adalah….
Tips penyelesaiannya: 
1. tentukan panjang sebenarnya dari denah rumah. ( ingat skala 1:300 berarti 1 cm pada gambar mewakili 300 cm pada jarak sebenarnya, jadi ketika di gambar panjangnya 1 cm maka panjang sebenarnya adalah 300 cm)
2. ubahlah satuan panjang ke panjang yang diinginkan misalnya ke satuan meter persegi
3. kemudian tentukan luas sebenarnya. 
langkah ini akan menghindarkan kamu dari kekeliruan

3. Sebuah tongkat dipotong menjadi 5 bagian, sehingga panjang tongkat terpendek 0,3 m dan terpanjang 4,8 m. panjang potongan tongkat jika diurutkan membentuk deret geometri. Panjang tongkat mula-mula adalah.... 
tips:
untuk soal seperti ini kalian bisa mencari rasio terlebih dahulu. misalnya panjang mula-mula (a)= 0,3 dan panjang Un= 4,8 maka dapat kita tentukan rasionya = 2
maka U1= 0,3 U2= 2 x 0,3=0,6 U3=0,6x2=1,2 U4= 1,2 x2= 2,4   U5=2x2,4=4,8
Sn=0,3+0,6+1,2+2,4+4,8=9,3
4. Perhatikan tabel tarif pembayaran telepon berikut:
Lama bicara (mnt)
0
1
2
…
90
Tarif (Rp)
30.000
30.500
31.000
…
…
 Jika pada bulan januari pak Deni menggunkan telepon rumah dengan bicara 90 menti biaya yang harus dikeluarkan pak beni adalah …. 
Tips menyelesaikan:
selesaikan soal diatas dengan konsep dasar deret aritmetika menentukan suku ke n. tetapi ingat, suku yang ditentukan bukan suku ke90 tetapi suku ke-91.



5. Fungsi f ditentukan dengan rumus  f(x+ 3)= 5x + 2.  Nilai f(-7)  adalah ....
6.  Perhatikan gambar di bawah! Segitiga ADB dan D ABC pada gambar adalah segitiga siku-siku.
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(i)                 AC bersesuaian dengan AB
(ii)               BC bersesuaian dengan AB
(iii)             BC bersesuaian dengan AD
(iv)             AB bersesuaian dengan AD




7. Sebuah drum berbentuk tabung dengan panjang jari-jari 70 cm dan tinggi 100 cm penuh berisi minyak tanah. Minyak tanah tersebut akan dituang ke dalam tabungtabung kecil dengan panjang jari-jari 35 cm dan tinggi 50 cm. Banyak tabung kecil yang akan diperlukan adalah ....
8. Virama mempunyai 20 kelereng berwarna putih, 35 kelereng berwarna kuning, dan 45 kelereng berwarna hijau yang ditempatkan pada sebuah kaleng. Jika diambil sebuah kelereng dari kaleng tersebut, maka peluang kelereng yang terambil berwarna putih adalah ....

9. Pada suatu pertemuan 30 orang Peserta didik. 9 peserta didik tidak memakai pakaian berwarna putih. Perbandingan banyak peserta memakai baju putih dan celana putih adalah 4:3.  Hitunglah banyak Peserta didik yang memakai baju putih. 

Selasa, 24 Mei 2016

PELATIHAN ELPSA 1

sesuai dengan judulnya maka tentu saja akan ada pelatihan yang berikutnya. untuk saat ini kita akan mencoba mengenal ELPSA untuk yang pertama kali. mari kita mulai dengan huruf awal dari susunan kata tersebut:
E dari kata experience maksudnya adalah mengenalkan matematika mulailah dari pengalaman yang telah dirasakan siswa.
L dari kata language
P dari kata pictorial
S dari kata Symbol
A dari kata aplication.

Kamis, 03 April 2014

Model pembelajaran, pendekatan pembelajaran dan strategi pembelajaran

pengertian ini diambil dari buku pak Munif Chatib dari bukunya yang berjudul "Gurunya Manusia" tentang istilah dalam pembelajaran, diantaranya adalah:
Model pembelajaran adalah sebuah sistem proses pembelajaran yang utuh, mulai dari awal hingga akhir. model pembelajaran melingkupi pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran, metode pembelajaran dan teknik pembelajaran.

Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadapat proses pembelajaran yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses dan sifatnya masih sangat umum.

Strategi pembelajaran adalah turunan dari pendekatan pembelajaran. lebih lanjut dikatakan bahwa stategi pembelajaran adalah suatu kegiatan yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien. Rowntree dalam Wina Senjaya membagi strategi pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian berikut ini, yaitu:

- Exposition-discovery learning:
  •  exposition learning adalah strategi pembelajaran yang cenderung menggunakan cara menjelaskan secara terperinci materi yang akan dipelajari.
  • Discovering Learning adalah strategi pembelajaran yang cenderung meminta siswa untuk melakukan observasi, eksperimen, atau tindakan ilmiah untuk mendapatkan kesimpulan.
- Group-Individual Learning
  • Group Learning adalah strategi pembelajaran melibatkan lebih dari satu siswa yang dibagi dalam kelompok.
  • Individual learning adalah strategi pembelajaran individual.
Newman dan Logan dalam Abin syamsuddin Makmun terdapat empat unsur strategi setiap usaha, yang berkaitan dengan konteks pembelajaran:
  • menetapkan spesifikasi dan kualifikasi tujuan pembelajaran yang berkaitan dengan silabus dan indikator pembelajaran.
  • mempertimbangkan dan memilih sistem pendekatan pembelajaran yang paling efektif, yaitu pendekatan student centered approach
  • mempertimbangkan langkah-langkah atau prosedur, metode, dan teknik pembelajaran. Salah satu yang mungkin dapat dipertimbangkan adalah gaya belajar siswa.
  • menetapkan norma-norma dan batas minimun keberhasilan siswa (kalau menurut saya ini mirip dengan KKM).
Strategi pembelajaran masih bersifat konseptual sehingga untuk implementasinya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu.

Metode Pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan susunan rencana dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis agar tujuan pembelajaran tercapai. beberapa metode pembelajaran antara lain: presentasi, diskusi, simulasi, demontrasi, klasifikasi dan parodi.

Teknik Pembelajaran adalah cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode pembelajaran secara spesifik.

Sekali lagi ini saya sarikan dari buku "Gurunya Manusia" karya pak munif chatib. semoga bermanfaat.

Rabu, 29 Februari 2012

Motivasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Oleh. Erni Gustien Virgianti
(NIM. 11709251046 kelas P Mat A)
Ada banyak factor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa, ada yang berasal dari dalam diri siswa dan ada yang berasal dari luar. Factor yang berasal dari dalam diri siswa misalnya minat, motivasi, gender, IQ/EQ dan semua hal yang bersumber dari dalam diri siswa. Sementara untuk factor yang berasal dari luar diantaranya bisa dari lingkungan keluarga siswa, guru, maupun dari lingkungan keluarga, semua karakteristik diatas sangat mempengaruhi keberhasilan siswa.
Motivasi berasal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai daya penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu tujuan. dari Bahkan motif dapat diartikan sebagai suatu kondisi intern (kesiapsiagaan). Motivasi memiliki hubungan yang erat dengan minat. Ketika siswa memilki minat terhadap sesuatu biasanya akan timbul motivasi dari dalam diri siswa untuk dapat menguasai sesuatu. Adapun menurut Mc. Donald, motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya "feeling" dan di dahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Dari pengertian yang dikemukakan oleh Mc. Donald ini mengandung tiga elemen/ciri pokok dalam motivasi itu, yakni motivasi itu mengawalinya terjadinya perubahan energi, ditandai dengan adanya feeling, dan dirangsang karena adanya tujuan.
Motivasi merupakan salah satu factor yang menentukan keberhasilan siswa. Motivasi ada yang berasal dari dalam diri siswa maupun dari luar diri siswa atau dengan bahasa yang lainnya motivasi intrinsik dan motivasi ekstrensik. Motivasi interensik merupakan jenis motivasi yang timbul dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan dari orang lain tetapi atas dasar dari kemauan individu sendiri. Motivasi ekstrensik jenis motivasi yang timbul sebagai akibat dari luar individu, apakah karena ajakan, suruhan, atau paksaan dari orang lain sehingga dengan keadaan demikian siswa mau melakukan sesuatu atau belajar.
Motivasi belajar dari dalam diri ada ketika siswa memiliki ketertarikan terhadap materi ajar, ketertarikan siswa terhadap pelajaran, semangat untuk meraih pencapaian, kepercayaan dan penghargaan terhadap diri mereka sendiri, kesabaran, ketekunan dan tujuan hidup mereka. Dengan adanya motivasi akan memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Misalnya siswa akan lebih rajin belajar, sehingga mereka akan menyerap ilmu lebih banyak dan ini tentu mempengaruhi belajar mereka. Siswa akan lebih disiplin tidak hanya dalam hal jadwal belajar tapi juga disiplin dalam berbagai hal. Dengan adanya motivasi siswa akan giat belajar dan hal ini membuat masa depan siswa akan lebih cerah sehingga cita-cita siswa akan lebih mudah dicapai.
Namun ketika siswa memiliki motivasi yang tidak kuat dari dalam diri mereka sendiri maka perlu diberikan motivasi dari luar, yang dapat berasal dari guru, orang tua dan teman-teman mereka yang mampu memberikan pengaruh yang positif. Guru setidaknya harus mampu memotivasi siswa dalam belajar ketika proses pembelajaran berlangsung dan menciptakan pembelajaran yang akan dapat memotivasi siswa ketika belajar dikelas. Hal ini menuntut guru untuk dapat menguasai teori belajar dan memiliki kemampuan pedagogic yang baik sebagaimana diminta dalam Permen 16 tahun 2007 tentang standar kompetensi guru SD, guru SMP/Mts, guru SMA/MA, SMK/MAK. ada beberapa strategi yang bisa digunakan untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa. Diantaranya:
a.       menyediakan model yang kompeten yang dapat memotivasi mereka untuk belajar.
b.      Menciptakan atmosfer yang menantang dan tingkat harapan yang tinggi
c.       Mengkomunukasikan pada siswa bahwa mereka akan menerima dukungan akademik dan emosional.
d.      Mendorong motivasi intrinsik siswa untuk belajar
e.       Bekerja sama dengan siswa untuk membantu mereka menetapkan tujuan dan rencana serta memonitor perkembangannya.
f.       Menyeleksi tugas-tugas pembelajaran yang merangsang ketertarikan dan keingintahuan siswa.
g.      Menggunakan teknologi secara efektif.
Morivasi merupakan salah satu factor yang mendukung suksesnya pembelajaran matematika sehingga memotivasi siswa saat proses pembelajaran sangat diperlukan. Terutama untuk menyelesaikan soal-soal problem solving. Yang membutuhkan beberapa cara dalam penyelesaiannya. Tingkat keberhasilan dalam mempengaruhi matematika di kelas awal sangat dipengaruhi oleh motivasi siswa yang menyangkut ketekunan, kedisiplinan serta kemauan mereka untuk belajar. Motivasi mempunyai kaitan yang erat dengan minat. Siswa yang memiliki minat terhadap sesuatu bidang studi tertentu cenderung tertarik perhatiannya dan dengan demikian timbul motivasi untuk mempelajarinya. Misalnya, siswa yang menyukai pelajaran matematika akan merasa senang belajar matematika dan terdorong untuk belajar lebih giat, karenanya adalah kewajiban bagi guru untuk bisa menanamkan sikap positif pada diri siswa terhadap mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya. Adanya tidaknya motivasi dalam diri peserta didik dapat diamati dari observasi tingkah lakunya.
Referensi.

Tips dan Strategi Memotivasi Siswa. http://gurupembaharu.com/home/?p=4526

M. Sobry Sutikno. PERAN GURU DALAM MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA. http://www.bruderfic.or.id/h-129/peran-guru-dalam-membangkitkan-motivasi-belajar-siswa.html.
Jeremy Kilpatrick, Jane Swafford, and Bradford Findell (2001) HELPING CHILDREN LEARN MATHEMATICS. National Academy Press Washington, DC

Rabu, 15 Februari 2012

Resolusi di Tahun 2012

13 februari 2012, 7 tahun pernikahanku banyak hal yang sudah kumiliki di 7 tahun pernikahanku tetapi banyak juga yang belum teraih. Tetapi sangat tidak sopan ketika saya tidak mensyukuri semua yang sudah saya miliki. di 7 tahun pernikahan banyak yang sudah saya miliki sebut saja rumah, dua anak perempuan yang cantik dan suami yang mencintaiku apa adanya, karier yang baik, teman-teman yang baik, doa saya semoga semua akan tetap indah seperti yang kuimpikan.
meskipun begitu masih banyak juga keinginan dan harapan yang ingin saya raih di tahun-tahun berikutnya: sebut saja lulus kuliah ditahun 2013, terlihat lebih kurus, berhaji ato minimal berumroh bersama keluarga.  menjadi manusia yang lebih, ibu yang baik, istri yang baik, anak yang baik, semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan hidayahnya serta kesehatan pada keluarga kami. menyelesaikan rumah yang masih terlihat kurang baik, oh ya pengin pintar masak dan punya peralatan masak yang lengkap dirumah, kalau bisa sih nanti bisa buka katering dirumah.. hihi.. kapan belajarnya.
semoga tahun-tahun mendatang akan lebih baik dan harapan-harapan yang terukir dengan indah akan terwujud dengan izin-Nya. Amiiin.