Matematika merupakan bahasa yang unik yang mewakilkan sesuatu dengan angka dan symbol-simbol. Dimensi dari matematika itu terdiri dari nilai arti, nilai unik, nilai fungsi dan nilai tujuan.Jadi setiap symbol dan angka memiliki nilai arti yang unik yang memiliki nilai fungsi dan tujuan. Matematika memiliki manfaat yang banyak untuk perkembangan ilmu pengetahuan, dan untuk diri kita sendiri.
Terkadang kita selalu menginginkan sesuatu terjadi dengan cepat secepat kita mengedipkan mata, padahal kita menyadari bahwa dalam hidup butuh proses. Begitu juga dengan filsafat tidak kita mampu mempelajari filsafat yang melingkupi segala yang ada dan yang mungkin ada dalam waktu yang singkat, semua membutuhkan proses. Dari kita mempelajari, kemudian mensintesis dan akhirnya kita mampu merefleksikan dalam kehidupan kita tetapi tidak menjadikan kita sebagai seorang yang determinis.
Tes jawab singkat dilakukan untuk melihat sejauh mana kita sudah mengetahui sesuatu, yang terpenting dari semua itu bukan hanya sekedar kita tahu jawabannya saja tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita memahami hal tersebut. Untuk memahami hal tersebut maka yang harus kita lakukan adalah dengan banyak membaca, memahami bahwa filsafat itu meliputi semua yang ada dan yang mungkin ada.
Belajar filsafat berarti mempelajari fikiran para filsuf, dengan mempelajari pikiran para filsuf kita akan tahu apa yang sebenarnya filsafat yang dimaksud oleh filsuf tersebut, sehingga kita tidak salah dalam menafsirkan makna dari setiap filsafat yang bermunculan. Dan mempelajari bukan pula bermakna bahwa kita menjadi bagian dari aliran tertentu. Ada baiknya pemikiran para filsuf tersebut sebagai langkah kita untuk membentuk filsafat kita sendiri.
Dengan mempelajari filsafat melalui elegy saya belajar untuk memahami filsafat dengan cara yang berbeda, mensitensis apa yang saya dengan pengalaman saya kemudian saya tuangkan dalam bentuk tulisan. Hal demikian membuat saya terlatih untuk melihat dan memahami bacaan dari berbagai sudut pandang…
Sebuah pengalaman yang indah. Mengajar memang memberikan sesuatu yang berbeda jika sebagai guru kita mampu untuk mengajarkan ilmu dengan baik dan kita melihat bahwa apa yang kita ajarkan berguna untuk murid-murid kita. Belajar dan mengajar adalah dua hal yang tidak terpisahkan dari seorang guru kata ini tidak saya maknai sebagai “siswa yang belajar dan guru yang mengajar” kata ini saya maknai bahwa sebagai guru bisa mengajar siswa meskipun paradigma yang ada sekarang bahwa guru tidak hanya mengajar dan diwaktu yang lain kita sebagai guru juga belajar banyak hal dari siswa. Hidup akan indah jika kita bisa memberi kesempatan pada orang lain …
Untuk dapat hidup berkesinambungan maka seharusnyalah matematika Horizontal dan Vertical matematika itu dapat bekerja sama dengan baik. Pendekatan dengan analitik saja akan menjauhkan matematika dengan anak dan Mengenalkan matematika anak dengan cara mendekatkan matematika dengan pengalaman anak akan menjadikan matematika itu lebih bermakna dan menyenangkan.
Krisis multidimensi yang melanda Negara ini dikarena oleh karakter yang lemah, hati dan keyakinan yang mulai lemah. Sehingga dengan mudahnya kita dapat diperdaya bahkan diperbudak oleh bentuk, hanya karena bentuk terkadang kita lupa dengan hakekat dari bentuk itu sendiri. Dampak luas yang terjadi pergeseran-pergeseran makna dari bentuk tersebut. Diperbudak bentuk akan cendrung membuatkan melakukan segala sesuatu untuk bentuk tersebut bahkan dengan cara-cara yang tidak manusiawi. Semoga kita bukanlah salah satu pelaku dalam krisis multidimensi tersebut..