Sabtu, 05 Juni 2021

AKSI NYATA MODUL 1.2 PERAN DAN NILAI GURU PENGGERAK


PENERAPAN NILAI DAN PERAN GURU PENGERAK

Menjadi Guru Yang Mandiri dan Reflektif

 

Dari PPGP pada modul peran dan nilai guru penggerak, kami mempelajari tentang bagaimana peran dan nilai dari seorang guru penggerak. Ternyata untuk menjadi seorang guru penggerak bukan hanya pandai menyampaikan materi pelajarannya saja, tetapi seorang guru penggerak juga memiliki peran lain yaitu menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakkan komunitas praktisi, menjadi coach dari guru lain, mendorong kolaborasi antar guru, dan mewujudkan kepemimpinan murid. selain peran, seorang guru penggerak dituntut untuk memiliki nilai sebagai berikut: mandiri, refleksi, kolabratif, inovatif, serta berpihak pada siswa. Menurut kami kedua hal tersebut sangat penting untuk dimiliki oleh seorang guru bukan hanya oleh guru penggerak.

 

 

berdasarkan hasil dari PPGP modul Peran dan nilai guru penggerak maka saya melakukan beberapa refleksi tentang apa peran yang sudah saya lakukan dan nilai apa saja yang saya sudah miliki selama menjadi guru selama 16 tahun menjadi guru menyadari bahwa ada beberapa peran dan nilai yang sudah kami lakukan dan yang masih perlu dikembangkan. Hal pertama yang kami lakukan untuk penerapan nilai dan peran guru penggerak adalah dengan menerapkan pada diri kami sendiri dengan berusaha mengembangkan kompetensi kepribadian kami sebagai pribadi yang positif sehingga menjadi pribadi yang lebih baik, dan berusaha menjadi teladan bagi orang-orang dalam komunitas. selain dari itu kami mulai mengasah kemandirian kami dan menerapkan pembelajaran yang menyenangkan sesuai dengan kebutuhan siswa serta kepentingan siswa sehingga pelajaran yang kami buat akan berpusat pada siswa.

 

hal lain yang kami untuk menumbuhkan nilai kemandirian dalam diri kami sebagai guru penggerak adalah dengan mengikuti berbagai webinar dan pelatihan untuk mendukung tugas kami sebagai guru, sehingga kami dapat memberikan pelayanan yang baik kepada siswa kami. salah satu pelatihan yang kami ikuti adalah pelatihan pembatik level 1 yang diadakan oleh Rumah Belajar Kemendikbud. pelatihan ini meningkatkan pemahaman guru tentang fungsi dan peran TIK dalam pembelajaran. serta bagaimana pemanfaatan penggunaan sosial media dalam menyukseskan pembelajaran PJJ. selain dari itu kami jugamengikuti beberapa webinar yang diselenggarakan oleh Seameo tentang bagaimana penggunaan desmos dalam pembelajaran matematika. hal ini perlu dipelajari untuk kami guru sehingga pada akhirnya kami punya banyak pilihan pembelajaran apa yang akan kami lakukan dalam membuat pembelajaran yang menyenangkan dan berpihak pada siswa. hal yang berikutnya setelah mengikuti pelatihan adalah berbagi dengan rekan guru dan mengajak mereka untuk ikut dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Rumah Belajar.

 

Untuk memudahkan kami melakukan sosialisasi maka kami perlu membangun komunikasi yang baik dengan berbagai komponen masyarakat lingkungan sekitar dan masyarakat sekolah (rekan sejawat, siswa, komite dan tenaga kependidikan) sehingga meningkatkan hubungan yang baik dengan masyarakat sekolah, hal ini akan menunjang kolabarasi yang dilakukan dengan rekan sejawat adalah dalam meningkatkan kompetensi rekan guru seperti dalam peningkatan kemampuan dalam penggunaan TIK dalam pembelajaran, berdiskusi tentang cara pengisian E-Raport secara online, berdiskusi dengan rekan sejawat  tentang program sekolah seperti pelaksanaan dan evaluasi Penilaian akhir semester, Ujian Sekolah, serta program yang akan, sedang dan telah dijalankan. berdiskusi dengan rekan guru sesama mapel dalam memecahkan masalah belajar siswa.

 

Dalam pelaksanaan aksi nyata tersebut kami didukung oleh kepala sekolah, wakil kepala dan rekan guru disekolah. semua pihak masyarakat sekolah memberikan ruang bagi kami sebagai guru penggerak untuk berkreasi dan melaksanakan program yang telah kami buat. meskipun hasil yang kami tunjukkan belum optimal tetapi kami ttelah ikut berusaha dalam mengkondisikan lingkungan sekolah sehingga teman guru dapat mengajar dan belajar dengan baik. semoga pada kesempatan berikutnya kami dapat mengembangkan diri dengan lebih baik.

rangkaian kegiatan yang kami lakukan selama aksi nyata adalah

Tahapan

Foto

Keterangan

Perencanaan


 

sosialisasi program

Pelaksanaan

 

 



 

pelaksanaan program pengembangan guru

 


 

pelatihan untuk mengembangkan kemampuan TIK

Refleksi


 

refleksi kegiatan yang sudah dilakukan bersama rekan guru.

 

 

 

 

 

Minggu, 18 April 2021

REFLEKSI KRITIS FILOSOFI PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA

 REFLEKSI INI DIBUAT UNTUK TUGAS SEBAGAI CGP ANGKATAN 2 TAHUN 2021

SUMBAWA, APRIL 2021

Intisari dari pemikiran KHD tentang pendidikan. pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran (intellect), dan tubuh anak.  Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak. Pendidikan dapat pula dikatakan sebagai tuntunan didalam hidup tumbuhnya anak-anak. maksudnya adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka sebagai manusia dan anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.  Adapun peran Guru adalah penuntun yang ibaratnya seperti petani yang hanya bisa menumbuhkan padi dari bibit padi padi, mengolah dan merawatnya serta memberikan kebutuhan padi sehingga dapat tumbuh menjadi padi berkualitas.  Jika kita menanam padi tetapi merawatnya dan memberi kebutuhan yang tidak diperlukan padi mungkin padi dapat tumbuh tetapi tidak optimal. Demikian pula dengan anak harus diberikan tuntunan sesuai dengan kodrat alamnya dan zamannya sehingga dapat tumbuh dengan optimal.

 

Proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran KHD adalah sebuah pembelajaran yang berpusat pada anak, pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan kondisi anak, kebutuhan anak dan kemampuan yang ada pada anak. Dan tidak kalah pentingnya adalah melakukan pembelajaran sesuai dengan budaya yang ada pada anak dan berusaha untuk menyisipkan nilai-nilai yang berguna untuk meningkatkan budi pekerti anak melalui pembelajaran yang diampu.  Misalnya untuk pelajaran matematika saat membuktikan kekongruenan pada dua segitiga siswa bisa membuktikan dengan hanya menggambar saja kemudian mengirimkan tugasnya berupa gambar atau siswa bisa membuat video dan menunjukkan cara mereka membukt

agar proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran KHD dapat terwujud kita perlu menerapkan sebuah pembelajaran yang berorientasi pada anak dengan pendekatan yang menyeluruh. Yang berarti pendidikan untuk membangun tumbuh kembang anak yang mengembangkan seluruh potensi yang ada pada anak secara seimbang.

 

Dari beberapa konsep pemikiran yang diberikan oleh KHD sebenarnya telah dilaksanakan meskipun belum optimal seperti saat menyusun kegiatan pembelajaran kita memperhatikan kondisi anak, apa yang sudah mereka ketahui, apa yang mereka miiki dan kompetensi minimal apa yang mereka butuhkan sehingga pembelajaran dapat diterima dengan baik contohnya yang pernah saya lakukan saat BDR adalah memberikan kesempatan pada anak menyelesaikan tugasnya sesuai dengan kemampuan mereka dan daya dukung yang ada pada mereka. Misalnya saat membuktikan kekongruenan pada segitiga anak bisa memiliki bentuk pembuktiannya dengan mengirimkan gambar saja atau anak bisa mengirimkan dalam bentuk video. Pemilihan ini menyesuaikan dengan tingkat pemahaman anak dalam menggunakan teknologi.

 

 

Kamis, 05 April 2018

belajar untuk ujian bagian 2

setelah mencoba mengerjakan soal yang ada di postingan sebelumnya, sekarang kita lanjutkan ke bagian berikutnya:


1.      Sebuah taman berbentuk lingkaran dengan diameter 21 m.Di dalam taman taman akan diberi rumput.Jika biaya untuk pemasangan rumput tersebut Rp100.000,00 per meter persegi, Hitunglah total biaya untuk pemasangan rumput di taman tersebut. 
tips jika menjawab soal seperti ini:
a. perhatikan bentuk taman yang dibuat.
b. lihatlah apa yang ditanyakan apakah luas taman atau keliling. jika pemasangan rumput dalam taman maka berhubungan luas. tetapi jika berhubungan dengan pagar maka gunakan konsep keliling bangun.
2.      Tinggi rata-rata 8 orang pemain Volly adalah 176 cm. Setelah 2 orang keluar dari tim Volly, tinggi rata-ratanya menjadi 175 cm. Hitunglah tinggi rata-rata pemain yang keluar. (lihat materi statistik y)
3.  Nilai peluang munculnya jumlah mata dadu kurang dari 7 pada pelantunan dua buah dadu secara bersamaan sebanyak 1 kali adalah ....




belajar untuk ujian bagian I









untuk adik-adik yang sekarang menghadapi mau menghadapi USBN ayo kita belajar bersama.



1.        Menentukan hasil perkalian, pengurangan dan pembagian bilangan bulat. 
Hasil dari (16 x 5) – ( (-6) : (-3)) adalah …
A.    – 80                                   B. – 78
C.     78                                      D. 80
:
2.     Perhatikan denah rumah Arman berikut ini


             Jika diketahui skala 1 : 300, maka luas rumah arman sebenarnya adalah….
Tips penyelesaiannya: 
1. tentukan panjang sebenarnya dari denah rumah. ( ingat skala 1:300 berarti 1 cm pada gambar mewakili 300 cm pada jarak sebenarnya, jadi ketika di gambar panjangnya 1 cm maka panjang sebenarnya adalah 300 cm)
2. ubahlah satuan panjang ke panjang yang diinginkan misalnya ke satuan meter persegi
3. kemudian tentukan luas sebenarnya. 
langkah ini akan menghindarkan kamu dari kekeliruan

3. Sebuah tongkat dipotong menjadi 5 bagian, sehingga panjang tongkat terpendek 0,3 m dan terpanjang 4,8 m. panjang potongan tongkat jika diurutkan membentuk deret geometri. Panjang tongkat mula-mula adalah.... 
tips:
untuk soal seperti ini kalian bisa mencari rasio terlebih dahulu. misalnya panjang mula-mula (a)= 0,3 dan panjang Un= 4,8 maka dapat kita tentukan rasionya = 2
maka U1= 0,3 U2= 2 x 0,3=0,6 U3=0,6x2=1,2 U4= 1,2 x2= 2,4   U5=2x2,4=4,8
Sn=0,3+0,6+1,2+2,4+4,8=9,3
4. Perhatikan tabel tarif pembayaran telepon berikut:
Lama bicara (mnt)
0
1
2
90
Tarif (Rp)
30.000
30.500
31.000
 Jika pada bulan januari pak Deni menggunkan telepon rumah dengan bicara 90 menti biaya yang harus dikeluarkan pak beni adalah …. 
Tips menyelesaikan:
selesaikan soal diatas dengan konsep dasar deret aritmetika menentukan suku ke n. tetapi ingat, suku yang ditentukan bukan suku ke90 tetapi suku ke-91.



5. Fungsi f ditentukan dengan rumus  f(x+ 3)= 5x + 2.  Nilai f(-7)  adalah ....
6.  Perhatikan gambar di bawah! Segitiga ADB dan D ABC pada gambar adalah segitiga siku-siku.
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(i)                 AC bersesuaian dengan AB
(ii)               BC bersesuaian dengan AB
(iii)             BC bersesuaian dengan AD
(iv)             AB bersesuaian dengan AD




7. Sebuah drum berbentuk tabung dengan panjang jari-jari 70 cm dan tinggi 100 cm penuh berisi minyak tanah. Minyak tanah tersebut akan dituang ke dalam tabungtabung kecil dengan panjang jari-jari 35 cm dan tinggi 50 cm. Banyak tabung kecil yang akan diperlukan adalah ....
8. Virama mempunyai 20 kelereng berwarna putih, 35 kelereng berwarna kuning, dan 45 kelereng berwarna hijau yang ditempatkan pada sebuah kaleng. Jika diambil sebuah kelereng dari kaleng tersebut, maka peluang kelereng yang terambil berwarna putih adalah ....

9. Pada suatu pertemuan 30 orang Peserta didik. 9 peserta didik tidak memakai pakaian berwarna putih. Perbandingan banyak peserta memakai baju putih dan celana putih adalah 4:3.  Hitunglah banyak Peserta didik yang memakai baju putih.