Senin, 05 Desember 2011

FILSAFAT LINTAS KEHIDUPAN

FILSAFAT LINTAS KEHIDUPAN

Filsafat adalah suatu ilmu yang mengkaji semua yang ada dan yang mungkin ada atau bisa juga dikatakan pengetahuan yang mempelajari seluruh fenomena kehidupan manusia secara kritis, filsafat dapat diletakkan didepan ilmu apapun misalkan filsafat kehidupan, filsafat matematika, dan lainnya bahkan filsafat dapat diletakkan didepan ilmu filsafat itu sendiri. Dengan kata lain segala aktifitas manusia dapat dipertanyakan dan dicari kedalaman dengan filsafat karena Filsafat merupakan pengetahuan metodis, sistematis dan koheren tentang seluruh kenyataan (realitas). Filsafat merupakan refleksi rasional (fikir) atas keseluruhan realitas untuk mencapai hakikat (= kebenaran) dan memperoleh hikmat (= kebijaksanaan) .
Filsafat merupakan hasil pemikiran manusia tentang sesuatu yang mungkin ada atau mempelajari fenomena manusia, karena yang ditelaah adalah hasil dari pemikiran sehingga terjawab masalah yang satu maka filsafat mulai merambah kepada pertanyaan lainnya, filsafat berkembang setiap waktu sesuai dengan apa yang sedang berkembang dijamannya dan dimana filsafat tersebut dikembangkan sehingga dalam tiap kurun waktu tertentu dan tempat memiliki trend filsafat yang berbeda-beda. Misalnya dalam Negara kita Indonesia menganut filsafat pancasila, sehingga dalam setiap segi kehidupan manusia, tingkah laku manusia Indonesia diharapkan mampu mencerminkan jiwa-jiwa pancasila. Filsafat hidup bangsa berkembang dalam semua fungsi kehidupan sehingga menunggal dengan sosio-psikologis SDM. Artinya, filsafat hidup memberikan identitas bangsa; bahkan sebagai perwujudan jiwa bangsa (Volksgeist), jatidiri nasional. Sebagai fungsi sistem filsafat bangsa, filsafat hidup ini juga menjadi (berfungsi) sebagai asas kerokhanian bangsa sekaligus asas kerokhanian dan atau jiwa UUD negara bangsa.
Pada zaman globalisasi sekarang ini dengan kelancaran komunikasi yang ada maka alat untuk melakukan komunikasi dalam hal ini bahasa sangatlah diperlukan. DiIndonesia sendiri berkembang banyak sekali bahasa daerah untuk mempersatukan maka dibuatlah bahasa Indonesia, untuk pergaulan antar bangsa didunia maka secara umum bahasa Internasional adalah Bahasa Inggris. Menguasai bahasa Internasional sangat penting untuk suatu kemajuan bangsa bahkan untuk lingkup terkecil sekalipun, sehingga tidak salah pada abad ke 20 filsul Filsuf kelahiran Austria, yakni Ludwig Josef Johann Wittgenstein, atau yang lebih akrab dengan nama LUDWIG VON WITTGENSTEIN (1889-1951) dalam bukunya Tractatus Logico Philosophicus mengatakan : "Tugas utama filsafat bukanlah sekedar menghasilkan sesusun pernyataan filsafati, tetapi juga menyatakan sebuah pernyataan sejelas mungkin. Masalah filsafat sebenarnta adalah masalah bahasa". Dengan demikian maka epistemologi dan bahasa merupakan gumulan utama para filsuf dalam tahap ini. Bahasa, termasuk juga matematika, yang secara filsafati bukan cuma merupakan ilmu, melainkan sebagai bahasa non-verbal .
Akhir dari tulisan ini filsafat adalah bagian dari kehidupan manusia, tidak bisa lepas dari kehidupan manusia bahkan orang yang hendak menghindari filsafat pun sesungguhnya sedang berfilsafat.
November 30, 2011 3:03 PM

Tidak ada komentar: